Jumat, 28 September 2012

Jamur Crispy ala Desy

Jamur Tiram Crispy

Ini pertama kalinya saya memposting tentang resep makanan. Apalagi resep ini saya temukan sendiri hasil coba-coba alias bukan duplicate masakan orang. Seneng banget pasti. Norak, iya juga karena sebenernya saya kurang hobi masak tapi pingin belajar.

Alhamdulillah pada percobaan pertama langsung berhasil. Karena memang gak susah sih bikinnya.
Langsung saja yaa..

Jamur Tiram
Jamur Tiram Crispy

Bahan-Bahan
1. Jamur Tiram/Jamur Kayu
2. Tepung bumbu (sesuai selera - Saya biasanya pakai tepung bumbu Sasa).
3. Sedikit garam
4. Sedikit lada halus

Cara Memasak
1. Cuci jamur dibawah air mengalir hingga bersih. Tiriskan.
2. Siapkan tempung bumbu dalam sebuah mangkuk.
3. Tambah tepung bumbu dengan sedikit garam dan sedikit lada bubuk sesuai selera.
4. Guling-gulingkan jamur pada tepung bumbu lalu goreng dengan minyak panas.
5. Jika sudah berwarna kuning ke coklatan angkat dan tiriskan di atas tissue makan agar minyaknya terserap tissue, sehingga jamur tiris dan tak berminyak.
6. Bisa disantap ditemani dengan saos botolan atau langsung dimakan sesuai selera.
7. Hidangkan

So simple bukan??
Selamat mencoba ^_^


Jumat, 24 Agustus 2012

Review : Film Perahu Kertas


Terus terang saya belum membaca novel ini. Maka dengan gembar gembor bahwa film ini berangkat dari novel best seller plus saya juga lagi penasaran sama adipati dolken, akhirnya saya pilih film ini untuk ditonton dibanding film lain yg tayang berbarengan di bioskop.

Ekspetasi saya tambah besar karena film ini di sutradarai Hanung Bramantyo salah satu sutradara indonesia favorite saya.

Awalnya saya pikir perahu kertas hanya sekedar simbol filosofis yang tidak akan dibahas kuat oleh dewi lestari sebagai penulis novel ini. Ternyata simbol filosofis itu mampu diterjemahkan dan digambarkan menjadi tema kuat yg mudah dimengerti dan sering di ulang pada beberapa scene hingga nempel di memory penonton.

***

Film dibuka dengan view bawah laut yg menyorot posisi perahu kayu dari bagian bawah. Di susul dengan deskripsi filosofis perahu kertas yg menjadi tema film. Baru pengenalan karakter tokoh. Proses pengenalan tokoh berjalan cukup cepat sampai saya hampir gak mudeng kenapa Kugy (Ayunda) sangat terpengaruh dengan cerita dewa laut Neptunus

Adalah Kugy (Maudy Ayunda), seorang cewe unik yang bermimpi untuk menjadi pendongeng, makanya Kugy kuliah di fakultas sastra di sebuah kampus di Bandung. Sejak kecil Kugy sudah hobi menulis dan banyak memenangkan perhargaan dan lomba menulis. Uniknya, setiap cerita yg dia tulis akan di lipat menjadi perahu kertas dan dihanyutkan ke aliran air manapun. Dengan harapan ceritanya akan sampai ke Neptunus sang Dewa laut.

Di Bandung Kugy kost bareng sahabat SMA nya bernama Noni yang pacaran dengan Eko. Gak lama di Bandung, Eko kedatangan sepupu gantengnya dari Jerman bernama Keenan (Adipati Dolken). Keenan sendiri bertipe 11 12 dengan Kugy. Artistik, berpenampilan sangat casual, cuek dan berantakan.

Keenan sebenernya ingin menjadi pelukis. Tapi ayahnya yang pengusaha menginginkan keenan belajar manajemen di fakultas ekonomi.

Kekaguman kugy pada keenan dimulai saat keenan membuat gambar ilustrasi dongeng-dongengnya kugy. Dan keenan terkagum kagum dengan kugy yang berani bermimpi dan tau bagaimana mewujudkan mimpinya menjadi pendongeng. Sedangkan keenan merasa belum berani mewujudkan mimpinya menjadi pelukis. Dari sinilah mereka mulai saling naksir dan mengagumi. Sayangnya kugy saat itu masih punya pacar ganteng teman SMA bernama ojosh (Dion Wiyono). Tapi kugy sempat melantik keenan menjadi agen neptunus.

Karena sekampus dan mereka sering kongkow bareng maka kugy menamakan geng mereka "pura-pura ninja", sesuai kegandrungan kugy dengan karakter kura-kura ninja. Sayang kemudian persahabatan mereka merenggang karena ada konflik asmara dan konflik persahabatan antara Kugy degan Noni dan Kugy dengan Keenan.

Mulailah mereka sibuk dengan hidupnya masing-masing. Kugy pindah kost karena di cuekin noni akibat kugy gak dateng ke pesta ultahnya noni yang diselenggarakan di rumah wanda (Kimberly Ryder) sepupu noni yg kece abis dari australia yg dijodoh jodohin dengan keenan. Keenan keluar kuliah dan pindah ke ubud untuk belajar lukis. Sedangkan kugy sibuk kerja sosial di sekolah darurat, putus dari ojosh pacarnya sampai kugy lulus kuliah dan kerja di perusahaan advertising hingga bertemu dan dekat dengan romy (Reza Rahardian).

Di ubud keenan dekat dengan seorang gadis Bali bernama lohde. Lohde lah yang banyak memotivasi keenan dalam melukis selain wayan pemilik galeri lukis tempat tinggal keenan di ubud.

Karena ayahnya stroke, keenan terpaksa kembali ke Jakarta untuk membantu perusahaan ayahnya. Kugy keenan bertemu kembali secara tidak sengaja di pesta pernikahan noni dan eko. Lalu bagaimana selanjutnya? Penasaran? Samaaa,,heheee..

Silahkan tunggu sequelnya yaa.. walaupun novelnya tidak berseri, filmnya jadi berseri karena ceritanya tidak bisa tertampung pada durasi 1 film saja.

***

Sebagai pecinta novel, herannya saya belum pernah sekalipun membaca novelnya Dee. Hanya beberapa review atau sinopsis novelnya saja yg saya baca.Yang saya tau novel dee berbahasa agak berat, sehingga saya kurang tertarik untuk membacanya walaupun dengan iming iming best seller. Maklum, otak cepet baik konslet kalo buat baca yang berat-berat, yg akibatnya tentu ke voltase mata yg gampang meredup saat membaca, hehee..

Saya suka sekali dengan karakter kuat kugy yang berhasil diterjemahkan dengan sangat baik oleh Maudi Ayunda. Akting kuat ayunda inilah yg mampu menutupi kurang gregetnya akting adipati. Reza rahardian yg baru muncul di tengah film mampu mengalihkan perhatian saya atas ke"cool"an adipati di awal film. Saya jadi mulai berfikir ending idealnya kugy sama romy aja deh dari pada sama keenan.

Dialog pun dibuat sangat indah. Ada kalimat percakapan yang bisa menjadi kutipan bagus. View film juga dibuat indah dan artistik. Dari semua kekerenan film ini juaranya adalah tata musiknya. OST-nya bagus bagus. Lirik lagu sih mudah di tebak pasti dibuat oleh Dee yg nota bene juga penulis lagu. Notasi lagunya Dee juga khas, saya pribadi mudah mengenali karya musik Dee. Yang gak disangka ternyata lagunya dinyanyikan oleh Maudy Ayunda. Norak banget ya, gw baru tau kalo Maudy Ayunda jago nyanyi *nyengir*

Kesimpulannya sih saya suka dengan film ini. Ringan, mudah di tebak endingnya tapi detailnya yang agak unik dan beda yg justru menjadi daya tarik film ini. Dari range max 5 saya kasih 3.5 jempol untuk film ini. Happy watching ^_^

Sabtu, 07 Juli 2012

Kawah Kamojang - Candi Cangkuang - Kawah Drajat

Kawah Kamojang

Kawah Kamojang, Kawah Kereta Api, Kawah Hujan, Kawah Manuk
Kawasan Kawah Kamojang adalah kawasan wisata pegunungan yang alami, terletak di perbatasan Bandung – Garut. Pegunungan Kamojang adalah pegunungan yang memiliki gas panas bumi yang aktiv dan merupakan Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Pertama Di Indonesia. Pada kompleks wisata kawah kamojang ini juga dapat sekaligus kita jumpai kawah kereta api, kawah hujan, kawah manuk dan kawah bereum.
Sedangkan kawah kereta api dinamakan seperti itu karena bentuk munculnya asap seperti asap kereta api dan kadang berbunyi layaknya bunyi klakson kereta api.
Tadinya saya pikir suara kereta api itu muncul dengan sendirinya. Ternyata suara tersebut di buat oleh seorang kuncen penjaga kawah tersebut.
Kawah Manuk
Lebih unik lagi yang terjadi di kawah hujan. Hanya terletak beberapa puluh meter dari kawah kereta api ada kawah hujan. Dinamakan seperti itu karena di kawah tersebut muncul cipratan cipratan air seperti hujan. Uniknya adalah intensitas "curah hujan" dan suhu kawah itu bisa diatur sesuai request pengunjung. "Kok bisa?" itu pasti pertanyaan anda, ya kenyataan itu terasa bisa diatur. Anda akan ditawari hal tersebut cuma-cuma oleh kuncen kawah yang sangat ramah berbaju petugas hutan. Entah apakah hal itu bisa dijelaskan secara ilmiah atau memang magis karena saya tidak sempat menanyakan lebih lanjut karena banyak pengunjung yg antri untuk request ke bapak itu.

RUTE
Perjalanan menuju kawah Kamojang cukup jauh tapi indah karena ternyata kawah ini masuk wilayah Bandung. Jika anda ingin menempuhnya dengan angkot, maka dari terminal guntur anda bisa naik angkot jurusan Samarang (bukan Semarang Jateng yaa). Dari pinggir jalan utama untuk naik ke kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi bisa ditempuh dengan naik mobil angkutan umum seperti mobil bak yang diberi atap. Mobill ini akan mengantar anda maksimal sampai tugu mesin uap. Dari tugu tersebut ke pintu masuk kawah Kamojang masih cukup jauh sekitar 2 KM dan tidak ada angkutan umum. Maka yg bisa anda lakukan adalah carter angkot menuju kawah.

Dari samarang bawah sampai ke kawah Kamojang ditempuh sekitar 45 menit dengan mobil. Jalanan mulus, pemandangan sangat indah tanpa kemacetan. 

Kawah Kereta Api

Kawah Drajat
Kawah Darajat terletak di Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi. Objek wisata ini memiliki daya tarik berupa kawah yang menghasilkan uap panas serta keindahan alam  pegunungan dan perkebunan. Perjalanan menuju kawah darajat memiliki pemandangan yg mirip seperti menuju dieng dan Bromo. Pegunungannya di isi bukan oleh perkebunan teh, tapi lebih pd kebun sayur mayur seperti kentang, wortel, kol, dll.
Mulai 2010-2011 tempat wisata ini mulai berkembang pesat dan banyak dikunjungi wisatawan. Fasilitas wisata pun lebih lengkap dengan tersedia banyak cottage juga adanya water boom diatas gunung tapi dengan air yg hangat.
Untuk menuju Kawah Derajat dari kota bisa naik angkot jurusan Samarang, turun di daerah panunjuk, lalu ganti angkot jurusan Pasirwangi dengan ongkos Rp. 3000.
Water Boom Kawah Drajat
CANDI CANGKUANG
Candi cangkuang terletak di kabupaten Leles, Garut. Jika dari arah Bandung atau Jakarta, maka leles terletak sebelum kota Garut. Dari alun alun leles menuju candi cangkuang hanya ditempuh dalam waktu 15 menit/3KM, bisa menggunakan angkot atau delman dengan tarif 3000 untuk angkot dan 5000/org jika naik delman.
Candi Cangkuang adalah sebuah satu satunya candi Hindu yang ada di Garut. Untuk menuju candi ini anda harus menyebrangi situ cangkuang terlebih dahulu. Situ ini tidak terlalu besar. Menyebranginya hanya dengan rakit berkapasitas 20 orang, berkursi dan beratap. Lokasi cangkuang yg dikelilingi view pegunungan disekelilingnya sungguh sangat indah. Waktu yg tepat untuk mengeluarkan kamera anda.
Candi Cangkuang terletak di sebuah kampung budaya bernama kampung Pulo. Rumah yg ada dikampung ini hanya berjumlah 6 rumah dan tidak boleh bertambah. Dicandi ini juga ada musium yang menyimpan historical candi Cangkuang. Uniknya, disamping candi, ada sebuah makam yg konon dipercaya sebagai makam ulama yg pertama kali menyebarkan islam di tanah Garut.
Budget Perorang
Bus JKT-GARUT PP : 70.000
Sewa angkot ke Kawah Kamojang PP : 150.000
Sewa angkot ke kawah Drajat PP : 150.000
Tiket Kawah Kamojang : 5000
Tiket kawah Drajat : 10000
Tiket water boom air panas Drajat : 15000 (week end)/10000 (week day)
Rakit ke candi cangkuang : Borongan 80.000/20 org atau @4000/org
Tiket masuk candi cangkuang : 3000

Jika tidak sewa mobil/angkot
Delman leles - cangkuang : 5000/org
Angkot leles ke term guntur : 5000/org
Angkot Term. Guntur ke Samarang : 3000/org
Angkot Samarang ke Kawah Kamojang : 5000/org - PP tinggal x2
Angkot Samarang ke Kawah Drajat : 3000/org

Itinerary Papandayan - Garut ::
Jumat
21.30 - 22.00 Kumpul terminal Rambutan
22.00 – 03.00 Turun di alun alun Leles
Sabtu
03.00 – 05.00 Istirahat + Sholat subuh di Masjid Leles
05.00 – 06.00 Sarapan
06.00 – 10.00 Eksplore Candi Cangkuang + kp.pulo
10.00 – 12.00 Menuju Kawah Kamojang
12.00 - 13.00 Ishoma
13.00 - 15.00 Ekplore Kawah Kamojang, Kawah Kereta Api dan Kawah Hujan (klo sempet mampir di curug Madi).
15.00 - 17.00 Menuju Penginapan + Belanja oleh-oleh Chocodot di Otista
17.00 - 18.00 Ishoma

Minggu
06.00 – 07.00 Sarapan
07.00 – 11.00 Kawah Derajat + Mandi air panas
11.00 – 13.00 Ishoma + Menuju terminal Guntur
13.00 - 17.00 Back to Jakarta
Happy Travelling ^_^