Jumat, 14 Mei 2010

Sunset @ Anyer Beach, Banten, Indonesia



06 Mei 2010
Taken from Samsung Digital Camera PL65

Sunset @ Anyer Beach, Banten, Indonesia



06 Mei 2010
From Cannon 5000D

Jumat, 07 Mei 2010

Cerita, "Cinta dan Waktu"

Dahulu kala, ada sebuah pulau kecil dengan berbagai macam kehidupan. Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan, dan Cinta, serta Emosi-Emosi yang lain, tinggal di pulau ini.

Suatu hari, Emosi mengetahui bahwa pulau itu akan tenggelam. Setiap orang kemudian bersiap-siap untuk meninggalkan pulau itu, kecuali Cinta. Cinta bersikeras bahwa dia akan tinggal di pulau itu hingga menit terakhir.

Beberapa hari kemudian, ketika pulau itu hampir tenggelam, Cinta berpikirkan untuk meminta bantuan. Pada saat itu, ia melihat Kekayaan lewat dengan sebuah kapal besar.

Cinta bertanya: "Kekayaan, maukah Anda membawa saya bersama Anda?" Kekayaan berkata: "Tidak, kapalku penuh dengan emas, perak dan harta lainnya. Tidak ada ruang untuk Anda." Lalu Cinta melihat Kesombongan sedang di atas sebuah kapal yang sangat megah dan bertanya: "Kesombongan, tolong bantu saya! "


Kesombongan berkata: "Saya tidak bisa membantu Anda. Anda basah kuyup dan dan hanya akan mengotori kapal saya yang indah. "

Ketika Kesedihan lewat, Cinta meminta bantuan: "Kesedihan, biarkan saya pergi dengan Anda." "Oh, saya sangat sangat sedih, saya hanya ingin sendirian!" jawab Kesedihan.

Ketika Kebahagiaan lewat, karena terlalu gembira, ia tidak mendengar saat Cinta memanggilnya minta tolong. Tiba-tiba, sebuah suara memanggil: "Kemarilah, Cinta. Saya akan membawa Anda bersama saya.” Dia adalah seorang bapak tua. Cinta sangat bersuka cita karena harapannya terwujud hingga lupa untuk menanyakan nama orang tua tersebut. Ketika mereka sampai di darat, orang tua itu telah pergi.

Cinta sangat berterima kasih dan bertanya kepada orang tua yang lain siapa nama orang tua yang telah menyelamatkan dirinya tadi. "Namanya adalah Waktu," Pengetahuan menjawab. "Waktu?" Cinta bertanya, "Mengapa Waktu berkehendak untuk menolong saya?"

Pengetahuan tersenyum: "Itu karena hanyalah Waktu, satu-satunya yang dapat memahami betapa besarnya Cinta itu”.

Karena cinta dalam tulisan Salim A Fillah menyatakan bahwa, CINTA, SEBUAH KATA KERJA.
(Di Posting Oleh : BaoYuan

Sabtu, 01 Mei 2010

Bangkok Traffic Love Story


Judul asli film ini adalah "Rot Fai Faa... Maha Na Ter".

Film ini sendiri berhasil menjadi yang terlaris di Thailand tahun lalu mengalahkan pesaing terdekatnya film horor "Phobia 2" yang sebelumnya lebih diunggulkan.

Dibintangi oleh aktor muda Thailand yang sedang melejit Theeradej Wongpuapan (Ken) yang menjadi karakter Lung serta pasangan mainnya Sirin Horwang yang melakoni peran sebagai Mei Li, film komedi romantis ini diarahkan oleh Adisorn Trisirikasem (sebelumnya menggarap Lucky Loser).

Sejak menabrakkan mobil keluarga dengan fatal karena mabuk berat pada acara pernikahan sahabatnya, kehidupan Mei yang ugal-ugalan harus berubah 180 derajat. Mobil yang selama ini menjadi kendaraannya harus diambil paksa oleh sang ayah.

Demi terus beraktivitas, Mei harus menempuh perjalanan menaiki angkutan umum setiap hari. Mulai dari jasa taksi hingga ojek pun dilakoni perempuan berusia 30 tahun itu untuk berangkat dan pulang kerja setiap harinya.

Kecelakaan yang menimpa Mei beberapa waktu sebelumnya rupanya membawa hikmah. Dia ditolong oleh seorang pria muda. Suatu kejadian yang menghebohkan di rumah Mei akhirnya membawa pria muda nan misterius itu datang lagi dalam hidupnya.

Sejak itu,intensitas pertemuan mereka makin sering karena Mei dan pemuda bernama Lung itu sama-sama pengguna kereta api super cepat MRT (Mass Rapid Transportation). Cinta pun bersemi di tengah riuhnya kota Bangkok yang sibuk.

Film ini juga menjual festival budaya rakyat dalam menyambut tahun baru yaitu 'Songkran' juga tidak luput sebagai bagian dari kisah romantik ini.

Berdurasi sepanjang 126 menit, film ini sukses mengumpulkan total pendapatan domestik hingga THB 142,890,000 atau setara dengan angka Rp 4 Miliar dalam satu bulan peredarannya.

Dalam gelaran akbar People's Choice Awards 2009 versi Thailand, film ini sukses memborong tiga gelar penghargaan yaitu untuk kategori "Best Picture", "Best Actor" yang dimenangkan Theeradej Wongpuapan, serta "Best Actress" yang dijuarai oleh Cris Horwang.

Lagi-lagi film ini tidak tanyang di cineplex 21 tapi hanya di Blitz Megaplex. Menurut saya film ini cukup lucu, terutama karena karakter mei lin yang cenderung ceroboh. Ada beberapa adegan yang agak lebay dan kasar yang agak mengganggu kenyamanan dalam menonton film ini dan seharusnya bisa diganti dengan jalan cerita yang lebih smooth. Karena adegan tersebut saya hampir malas meneruskan untuk menyaksikan sisa film kalau saja saya tidak membaca beberapa resensi mengenai film ini sebelumnya.

Tapi tema kisah cinta yang diangkat sangat saya suka, yaitu tentang perjuangan cinta & pencarian jodoh seorang wanita muda berumur "deadline" untuk menikah. Saya cukup menikmati ceritanya kok. ayoo....buruan yang tertarik untuk nonton, mumpung masih tayang di Blitz.

Review: 3 Idiots,, very awesome movie in 2010


Pertama denger and liat trailer film 3 idiots,,"iih.... ga banget sih nie film" batin saya. Bad first impression karena saya pikir, ga penting banget bikin film tentang orang idiot, apa manfaatnya? cuma mengeksploitasi kekurangan orang trus dijadiin bahan ketawaan. Lebih ekstrim lagi saya anggap bikin film tentang orang idiot hanya untuk jokes adalah ga manusiawi.

But next,,ada seorang temen di facebook yang bilang klo film itu bagus banget. Trus saya dapet rekomendasi juga dari seorang temen kerja keturunan India yang dah nonton film itu di Australia. Jadi makin penasaran deh. Klo my name is khan aja dah beda sama kebanyakan film Bollywood lainnya, apa ini juga sebagus "my name is khan" ya?

Ternyata, film yang di sutradarai oleh Raj Kumar Hirani ini diangkat dari sebuah novel yang berjudul "Five Point Someone" yang merupakan novel pertama dari Chetan Bhagat's. Awalnya, Hirani menginginkan tokoh Rancho dimainkan oleh Shah Rukh Khan dengan Kajol sebagai pasangannya. Tapi karena keduanya sibuk shooting my name is khan, maka akhirnya peran tersebut di serahkan pada Amir Khan.

Sayangnya 3 idiots ga tayang di 21 cineplex, hanya tayang di Blitz Megaplex. Berhubung Blitz agak jauh dari rumah and biasanya agak mahal harga tiketnya, so rasa penasaran ingin nonton agak terhambat. Sampe someday saat ada waktu jalan-jalan di Roxy Mas saya sempet-sempetin nyari DVD nya.

Film ini menceritakan 2 sahabat yaitu Farhan & yang mencari sahabat mereka Rancho yang menghilang setelah lulus kuliah. Cerita diawali saat Farhan, salah satu anggota 3 idiots, sedang dalam pesawat yang siap take off tiba-tiba dapat telepon penting dari seseorang yang menginformasikan bahwa Rancho-salah satu anggota 3 idiots- sahabat mereka yang menghilang tanpa kabar setelah lulus kuliah telah kembali. Pesawat yang sudah mulai terbang tiba-tiba harus kembali mendarat karena keadaan darurat. Farhan tiba-tiba pingsan karena serangan jantung. Guest what? yes..itu salah satu tipuan konyol Farhan untuk membatalkan penerbangan karena dia harus segera menemui Rancho.

Yang paling menarik dalam film ini adalah tokoh Rancho yang diperankan sangat baik oleh Amir Khan. Rancho adalah seorang mahasiswa cerdas yang mempunyai pola pikir yang berbeda dengan kebanyakan orang, sangat optimis, ceria dan sangat charming. Rancho mempunyai kekuatan untuk selalu membuat orang lain disekitarnya tersenyum dan mampu membuat seorang dosennya yang paling senior & galak akhirnya mengakui kecerdasannya.

Walaupun durasi film ini hampir 3 jam (seperti kebanyakan film india :D) tapi tidak terasa, karena film ini sangat tidak membosankan. Memang masih ada tarian dan nyanyian ala film india pada umumnya tapi tidak menganggu keasikan nonton film ini. Justru saya salut karena walaupun sudah go international tapi film-film india tetap mempertahankan ciri khasnya dengan tarian & nyanyian.

Menurut saya sih, ini film india terbaik yang saya pernah saya tonton, bahkan lebih bagus dari my name is khan. Dan film ini sekaligus film india dengan pendapatan terbesar sepanjang sejarah dengan menangguk keuntungan sebesar 86 juta US dollar. Rugi deh klo ga nonton karena film ini sarat pelajaran hidup & beda banget.